Pernah bermasalah dengan polisi? Jika anda tanya saya, jawabannya adalah pernah.
Jumat, 27 April 2012 yang lalu, aku, Rocky, mbak Mino, mas Pungki, Bayu dan bang Rio kena tilang lampu di Klaten dan akhirnya STNK harus ditahan sampai tanggal 11 Mei. Tumben polisinya nggak mau dibayar di tempat. Sepele, kena tilang cuma gara-gara nggak nyalain lampu di siang hari. Kalau dipikir ya, lampu di siang hari itu nggak ngaruh kalau di kota, kecuali jalannya kayak di hutan, sepanjang Wonosari kayak gitu lah.
Tanggal 11 Mei pun datang juga, aku, Rocky, mbak Mino dan mas Pungki ke pengadilan Klaten buat sidang. Kita emang sengaja datengnya telat biar nggak usah sidang. Sampai di pengadilan, kita tanya sama bapak-bapak yang ada di meja resepsionis, kertas tilangnya dibaca.
Pak resepsionis : sini-sini mas (sambil tangannya meminta sesuatu)
Rocky : maksudnya?
Pak resepsionis : ini dua jadinya 60ribu, yang ini 30ribu
Wow jadi gini caranya kalau kita nggak datang ke sidang? Terus kita harus bayar di resepsionis. Pencitraan pak, bapak tuh ngelayanin public loh.
Si bapak pun pergi ke dalam mencari STNK kami, namun yang ada di tangannya hanya ada dua STNK.
Pak resepsionis : Mas iki STNKne mung ana loro e. Sing nganggo kertas biru ora ana STNKne
Karena bapaknya ngomong pakai bahasa Jawa, akhirnya Rocky nanggepinnya juga pakai bahasa Jawa, ngoko lagi. Pencitraan pak, sekali lagi pencitraan pak!
Rocky : Lah mosok Pak ora ono? Terus aku kudu njupuk nendi Pak?
Pak resepsionis : coba wae mas neng polres, sopo ngerti wes digowo wong kono
Oke, langsung cap cus ke Polres Klaten. Sampai di Polres, kita diteriakin sama yang jaga pintu masuk gara-gara kita nggak laporan dulu ke dia dan langsung nyelonong masuk. Akhirnya setelah bla bla dan bla kita disuruh ke bagian penilangan. Sampai di bagian penilangan.
Rocky : Pak mau ambil STNK
Polisi : Loh kertas merahnya mana mas?
Rocky : Dikasihnya yang biru pak, kemarin mau bayar ke Bank nggak bisa pak
POlisi : Pasti kemarin kamu ngeyel sama polisi yang nilang ya, trus kamu dikasih warna biru. Yaudah sekarang kamu cari yang nilang kamu
Rocky : carinya kemana pak?
POlisi : ya di pos polisi
Oke, nama polisi yang nilang adalah Yudi, dan tentu saja kita kan nggak tahu sekarang dia dimana, endingnya kita dikasih tahu sama polisi yang ngurusin lalu lintas, dan disruhlah kita ke pos polisi di deket Rumah Sakit di jalan Jogja-Solo. Kita nungguin si Yudi dan dia baru dateng abis Jumatan.
Rocky : Pak kan kemaren tanggal 27 kita kena tilang, trus sekarang kita disuruh ketemu pak Yudi buat minta STNKnya.
Yudi : Lah ya aku nggak bawa STNKnya lah mas, udah bukan wewenang saya. semua STNK ya udah ditaruh di bagian penilangan
teman Yudi : pasti kemaren kamu ngeyel ya kok kamu dikasih warna biru
Rocky : ya kan saya mikirnya kalau bayar di Bank tu nggak usah nunggu sampai tanggal 11 pak
teman Yudi : kan kemaren udah dibilang kalau di sini bank belum melayani pembayaran penilangan
Rocky : Berarti saya harus balik lagi ke polres pak? berarti saya ditipu pak?
Yudi : enggak ditipu, lah ini kan kesalahanmu sendiri kenapa milih warna biru
Balik lagi ke polres dan ke bagian penilangan.
Rocky : pak tadi udah ketemu sama pak Yudi, katanya disuruh ambil di sini
polisi : pak Yudinya sekarang dimana? kok nggak dibawa ke sini?
Rocky : ya pak Yudinya lagi di pos lah
akhirnya si polisi hanya memberi cap dan kita disuruh balik ke pengadilan karena katanya STNKnya masih ada di sana. WHAAAAT? Ini apaan sih ini? Makrab ya? Kok kita disuruh bolak-balik kayak kita disuruh ke pos per pos. Di pengadilan.
Rocky : Pak mau nuker ini
Pak resepsionis : langsung ke bagian pidana di situ mas
sampai di bagian pidana.
pak pidana : oh ini langsung ketemu pak Fitri di ruangan situ mas
sampai di ruangan yang dimaksud.
temannya Pak Fitri : Pak Fitrinya masih diatas mas, ditunggu ya
Setengah jam kemudian akhirnya STNKku kembali juga. Ya ampun ini bener-bener pembelajaran yang sangat berarti dan sekali lagi ini adalah kejadian pertama dan terakhir. Males banget nggak sih dapet masalah sama polisi. Kita bener-bener kayak lagi makrab trus kita disuruh nyari Kak Yudi angkatan entahlah berapa di berbagai pos, dan kita harus bolak balik ke pos sana pos sini.
Cuma pesan aja sih, "JANGAN LUPA NYALAIN LAMPU DI SIANG HARI DIMANAPUN, BAWA STNK DAN SIM, KALAU LUPA ATI-ATI BAKAL DIMAKRAB SAMA POLISI"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar